Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menentukan produk pengolahan kulit dan kayu sebagai industri unggulannya didasarkan atas pertimbangan hasil analisa terhadap kondisi dan potensi ekonomi daerah seperti sumbangan nilai produk-produk tersebut terhadap PDRB, penyerapan tenaga kerja, investasi dan potensi pengembangan lima tahun ke depan serta keterkaitannya dengan industri penunjang, industri terkait dan industri di provinsi lain.

Lingkup pengembangan industri Unggulan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mencakup 2 (dua) industri unggulan, yaitu:
a. Industri Pengolahan Kulit menjadi barang-barang dari kulit, alas kaki dan barang kerajinan dari kulit.
b. Industri Pengolahan Kayu menjadi industri furnitur, komponen bahan bangunan, kerajinan dan ukiran dari kayu.

Dalam rangka mengembangkan industri unggulan tersebut, disusun Peta Panduan Pengembangan Komoditi Unggulan Provinsi tahun 2010-2014, yang memaparkan sasaran pengembangan yang ingin dicapai, strategi pengembangan serta rencana aksinya.

Roadmap dapat didownload di sini.