Biro Perencanaan mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan penyusunan rencana program sektoral dan regional, rencana dukungan sumber daya dan fasilitasi industri, rencana investasi dan kerja sama investasi industri, serta evaluasi dan pelaporan.

Dalam melaksanakan tugas, Biro Perencanaan menyelenggarakan fungsi:
a. penyiapan koordinasi dan penyusunan rencana makro, program sektoral dan regional, serta anggaran;
b. penyiapan koordinasi dan penyusunan rencana dukungan sumber daya, prasarana dan energi, serta fasilitasi industri;
c. penyiapan koordinasi dan penyusunan rencana investasi dan kerja sama investasi industri;
d. penyiapan koordinasi dan evaluasi  pelaksanaan program dan kinerja industri, analisis data sektoral dan regional serta pelaporan; dan
e. pelaksanaan urusan tata usaha dan manajemen kinerja  Biro.

Biro Perencanaan terdiri atas:
a. Bagian Rencana Program Sektoral dan Regional;
b. Bagian Rencana Dukungan Sumber Daya dan Fasiltasi Industri;
c. Bagian Rencana Investasi dan Kerja Sama Investasi Industri; dan
d. Bagian Evaluasi dan Pelaporan.

Bagian Rencana Program Sektoral dan Regional

Bagian Rencana Program Sektoral dan Regional mempunyai tugas melaksanakan penyiapan koordinasi dan penyusunan rencana makro, program sektoral dan regional, serta anggaran Kementerian.

Dalam melaksanakan tugas, Bagian Rencana Program Sektoral dan Regional menyelenggarakan fungsi:
a. penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana makro sektor industri;
b. penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan program sektoral dan regional Kementerian; dan
c. penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan anggaran Kementerian.

Bagian Rencana Program Sektoral dan Regional terdiri atas:
a. Subbagian Penyusunan Rencana Makro;
b. Subbagian Penyusunan Program; dan
c. Subbagian Penyusunan Anggaran.

(1) Subbagian Penyusunan Rencana Makro mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana makro sektor industri.
(2) Subbagian Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan program sektoral dan regional Kementerian.
(3) Subbagian Penyusunan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan anggaran Kementerian.

Bagian Rencana Dukung Sumber Daya dan Fasilitasi Industri

Bagian Rencana Dukungan Sumber Daya dan Fasiltasi Industri mempunyai tugas melaksanakan penyiapan koordinasi dan penyusunan rencana dukungan sumber daya, prasarana dan energi, serta fasilitasi industri.

Dalam melaksanakan tugas, Bagian Rencana Dukungan Sumber Daya dan Fasilitasi Industri menyelenggarakan fungsi:
a. penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana dukungan sumber daya industri;
b. penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana dukungan prasarana dan energi; dan
c. penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana fasilitasi industri.

Bagian Rencana Dukungan Sumber Daya dan Fasilitasi Industri terdiri atas:
a. Subbagian Rencana Dukungan Sumber Daya Industri;
b. Subbagian Rencana Dukungan Prasarana dan Energi; dan
c. Subbagian Rencana Fasilitasi Industri.

(1) Subbagian Rencana Dukungan Sumber Daya Industri mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana dukungan sumber daya industri.
(2) Subbagian Rencana Dukungan Prasarana dan Energi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana dukungan prasarana dan energi.
(3) Subbagian Rencana Fasilitasi Industri mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana fasilitasi industri.

Bagian Rencana Investasi dan Kerja Sama Investasi Industri

Bagian Rencana Investasi dan Kerja Sama Investasi Industri mempunyai tugas melaksanakan penyiapan koordinasi dan penyusunan rencana investasi dan kerja sama investasi industri, serta urusan ketatausahaan dan manajemen kinerja  Biro.

Dalam melaksanakan tugas, Bagian Rencana Investasi dan Kerja Sama Investasi Industri menyelenggarakaan fungsi:
a. penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana investasi industri;
b. penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana  kerja sama  investasi  industri; dan
c. pelaksanaan urusan tata usaha dan manajemen kinerja Biro.

Bagian Rencana Investasi dan Kerja Sama Investasi Industri terdiri atas:
a. Subbagian Rencana Investasi Industri;
b. Subbagian Rencana Kerja Sama Investasi Industri; dan
c. Subbagian Tata Usaha dan Manajemen Kinerja Biro.

(1) Subbagian Rencana Investasi Industri mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana investasi industri.
(2) Subbagian Rencana Kerja Sama Investasi Industri mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana kerja sama investasi industri.
(3) Subbagian Tata Usaha dan Manajemen Kinerja Biro mempunyai tugas melakukan urusan tata usaha dan manajemen kinerja  Biro.

Bagian Evaluasi dan Pelaporan

Bagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan koordinasi dan evaluasi pelaksanaan program dan kinerja industri, analisis data sektoral dan regional serta pelaporan.

Dalam melaksanakan tugas, Bagian Evaluasi dan Pelaporan menyelenggarakan fungsi:
a. penyiapan bahan koordinasi dan evaluasi pelaksanaan program;
b. penyiapan bahan koordinasi dan evaluasi kinerja industri; dan
c. penyiapan bahan koordinasi dan analisis data sektoral dan regional serta pelaporan.

Bagian Evaluasi dan Pelaporan terdiri atas:
a. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program;
b. Subbagian Evaluasi Kinerja Industri; dan
c. Subbagian Analisis Data dan Pelaporan.

(1) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan koordinasi dan evaluasi pelaksanaan program.
(2) Subbagian Evaluasi Kinerja Industri mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan koordinasi dan evaluasi kinerja industri.
(3) Subbagian Analisis Data dan Pelaporan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan koordinasi dan analisis data sektoral dan regional, serta pelaporan.